Monday, April 2, 2012

Program dan Ladder PLC pengisi kotak Apel


Gambar Sistem konveyor untuk pengepakan
 Untuk menyelesaikan permasalahan  diatas langkah pertama adalah  mengidentifikasi 
masukan dan keluaran sistem tersebut, dalam hal ini ada empat  buah masukan dan dua
keluaran:
 Input
PB Start : Push Button Untuk memulai proses (NO)
PB Stop : Push button untuk menghentikan operasi (NO)
SE A     : Sensor kehadiran Apel (NO)
SE B     : Sensor Kehadiran Box (NO)
Output
RMA     : Relay penggerak motor konveyor Apel (NO)
RMB    : Relay penggerak motor konveyor Box (NO)
 Langkah selanjutnya kita harus menyusun runtun keadaan yang akan terjadi. Awalnya kedua konveyor mati (State 0), kemudian konveyer apel bergerak dan konveyor box diam (state2), selanjutnya konveyor box bergerak dan konveyor apel diam (state3).  Berikut tabel keadaannya:
Perpindahan dari satu keadaan (state) ke keadaan lainnya tentu ada pemicunya. Di state 0 belum ada masukan. Setelah push botton di tekan maka konveyor box aktif (state2). Setelah sensor box mendeteksi box maka konveyor box berhenti sehingga beralih ke state 1, dimana konveyor apel aktif dan konveyer box diam. Di state ini terjadi perhitungan jumlah apel sebanyak 12 buah melalui counter sensor apel. Setelah perhitungan selesai maka akan kembali ke state 2 lagi, begitu seterusnya hinggaa push botton stop ditekan. Berikut diagram statenya:
Gambar  Diagram state kontrol Konveyor
Sehingga kita dapat membuat laddernya. Berikut ini gambar diagram ladder yang saya buat dengan perogram internet TRiLOGI 5.1 (Education).


Refrensi : dari E-book programmable logic controller dan teknik perancangan sistem kontrol (Iwan Setiawan). Penerbit Andi Yogyakarta, 2006 
 Selamat mencoba….
Semoga bermanfaat….

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Artikel Terbaru