Masalah = Proses Pendewasaan Diri

Setiap orang pasti sering menghadapi banyak masalah dalam hidupnya. Kita ngak pernah luput dari yang namanya masalah, namun tingkat kesulitanya yang berbeda-beda. Mau itu tua atau muda, kaya tau muskin, rupawan atau ngak, intinya disemua golongan dan kategori. Yang membedakan dari setiap orang tersebut adalah bagaimana ia mereson atau menghadapi masalah tersebut. Ada yang menganggap masalah sebagai hal yang menjengkelkan, menyusahkan atau menyengsarakan. Tapi ada juga lho orang yang menganggap masalah sebagai tantangan, sarana pembelajaran, hal yang 'menyenangkan'.

Memang setiap orang berhak memilih sikap yang bisa diambil dalam menghadapi masalah. Namun, bagi yang ingin hidupnya lebih bermakna, gak mungkin dong menjadikan masalah sebagai hal yang bikin hidup kita hancur. Ibarat makanan, rasa manis, pedas asin bahkan pahit pun terkadang terasa enak kalau dimakan. Klo dibayangin makanan selama hidup manis terus pasti kita makannya ngak berselera. Hidup juga kayak gitu, kadang kita nangis, kadang marah, kadang putus asa, kadang senang, kadang bahagia,. Semua perasaan itu yang membuat hidup kita terasa lebih berwarna. Ya kayak pelanggi usai hujan gitu.....

Ada contoh dari alam ini yang menggambarkan masalah sebagi suatu sarana untuk pendewasaan diri atau peningkatan 'kwalitas' diri. Contonya sbb:

Semua orang pasti tau pensil 2B. Ini sering kita pakai untuk mengisi lembar jawaban kalau ujian nasional. Klau berlian/intan semua juga pasti tau, harganya yang mahal dan bentuknya yang indah berkilau sering dipakai pada perhiasan wanita. Dari sini keliatankan perbedaannya. Pensil harganya murah, berwarna hitam, dan terkadang rapuh mudah patah. Jika berlian harganya amat mahal, berhilau dan sangat kuat. Lalu apa hubungannya??. Antara pensil dan intan ternyata unsur penyusunnya sama, yaitu karbon. Yang membedakan keduanya adalah 'masalah' yang dihadapi dalam 'hidupnya'. Pensil terbuat dari karbon atau arang tanpa pemrosesan yang berarti, tapi kalau intan 'masalah' yang dihadapinya sangat berat dan susah ketimbang pensil. Intan terbentuk dari hasil penempaan didalam perut bumi dengan tekanan yang amat besar, dan dalam suhu yang teramat panas pula. Waktu penempaan dan pemanasanya tidak sebentar pula bisa mencapai jutaan bahkan miliaran tahun. Waduh gak kebayang kan segitu lamanya. Oleh karena peroses yang begitu susah dan lama ini harga antara intan dan pensil 2B amat jauh berbeda.



 Kalau kita bisa menghadapi masalah dengan respon atau cara yang benar, yakin deh kita bisa jadi lebih dewasa, bisa lebih memaknai kehidupan. Kita bisa jadi berkilau dan sekuat intan, yang memiliki harga 'mahal' pula.
Tips sederhana yang praktis untuk diterapkan jika masalah yang hadir terasa berat dan menumpuk:
  • Selalu berpikir positif bahwa masalah yang dihadapi akan bisa dihadapi.
  • Kata om Ipang BIP dalam lirik salah satu lagunya "tetap tersenyumlah, biar semakin mudah. Karena kesedihanmu ternyata hanya sementara!!".
  • Gunakan cara yang berbeda dalam menghadapi masalah. Katanya kalau kita keluar dari "kotak" sudut pandang kita menjadi sudut pandang orang lain, kita bisa menemukan solusi dengan cara baru. Contohnya: kalau ada teman minta saran untuk masalahnya, biasanya kita akan mudah menemukan solusi. Nah, klo masalah kita coba deh dicarikan solusi dengan cara pandangan orng lain tsb.
  • Selalu mau belajar, mengambil pelajaran atau hikmah dari setiap masalah yang dihadapi.
  • Kita manusia punya keterbatasan, jangan lupa berdoa memohon pertolongan kepada Allah SWT agar setiap menghadapi masalah diberi kemudahan dalam menghadapinya.
Tapi perlu dingingat lho, bukan berarti kita harus mencari masalah. Masalah disini dalam artian sesuatu yang tidak kita sangka-sangka, gak terduga dan sebenarnya kita sensiri tidak menginginkannya. Ntar kalau kita cari masalah, bukannya dewasa, tapi malah sengsara.

Semoga bermanfaat....

Comments

Popular posts from this blog

Tips Lulus Psikotes

Penyebab tidak bisa mengupload program ke Arduino

Memperbaiki Charger Laptop (Terputus)