Wednesday, October 21, 2015

Manfaat Fotosintesis

A. Fotosintesis dan Metabolisme Tumbuhan
Ketika matahari bersinar, krolofil menangkap energinya untuk menguraikan air menjadi oksigen dan hidogen. Hidrogen yang dihasilkan breaksi dengan karbon dioksida membentuk zat makanan dalam bentuk glukosa (C6H12O6); oksign dilepaskan melalui stomata. Hal inilah yang membuat kita merasa sejuk pada saat berada dibawah pohon rindang pada siang hari karena disekitar pohon banyak terdapat oksigen.

Hasil utama dari proses fotosintesis tumbuhan adalah terbentuknya makanan, yaitu glukosa (C6H12O6). Sel-sel tubuh tumbuhan yang telah mendapatkan zat makanan akan membakar/ mengoksidasinya dengan oksigen agar terbentuk energi. Proses itu disebut respirasi. Respirasi juga terjadi pada hewan dengan proses yang sama dan menggunakan gas yang sama pula, yaitu oksigen,

Glukosa      +    Oksigen =======>  Karbon dioksida +    Air    + Energi
(C6H12O6)           (O2)                                  (CO2)           (H2O)

Energi yang terbentuk dari hasil respirasi digunakan untuk melakukan aktivitas hidup, misalnya tumbuh dan bergerak.

Energi diartika sebagai kemampuan untuk melakukan kerja. Berbagai macam bentuk energi, antara lain energi mekanik, energi listrik, energi cahaya, energi kimia, energi panas, dan energi inti. Bentuk energi yang berkaitan dengan kehifupan organisme ialah energi mekanik, energi kimiam energi cahaya, dan energi panas (kalor).

Sumber enrgi bagi semua bentuk kehidupan di bmiu ialah  matahari. Matahari memancarkan  cahaya dalam bentuk gelombang elektromagnetik yang sebaian diantaranya sampai ke bumi, Semua energi yang terdapat pada makhluk hidup secara tidak langsung berasal dari matahari. Organisme yang dapat memanfaatkan energi matahari secara langsung ialah tumbuhan hijau, untuk proses fotosintesis.

B. Fotosintesi dan Arus Energi
 Sebagian zat makanan yang tidak dioksidasi akan disimoan dalam tubuh tumbuhan sebagai cadangan makanan dalam bentuk zat tepung (amilum), zat gula, protein, dan lemak. Tumbuhan harus menyimpan makanan karena fotosintesis tidak berlangsung setiap saat. Cadangan makanan ini digunakan pada saat suhu lingkungan rendah dan tidak mendapatkan cukup cahaya atau air. Tumbuhan menyimpan cadangan makanannya di beberapa tempat antara lain akar, batang, daun, biji, atau buah.

Apabila bagian tumbuhan ang merupakan tempat penyimpanan cadangan akanan dimakan hewan atau manusia, energi yang tersimpan didalamnya akan beerpindah ke organisme yang memakannya. Jika hewan pamakan tumbuhan itu dimakan hewan lain atau manusia, energi yang tersimpan akan berpindah kepada pemangsa. Pristiwa makan dan dimakan tersebut menyebabkan terjadinya perpindahan energi dari suatu makhluk hidup ke makhluk hidup lainya.

Jelaslah bahwa di alam ini terjadi arus atau perpindahan energi yang berasaldari matahari ke produsen, kemudian ke konsumen. Tumbuhan mendapatkan energi langsung dari matahari, sedangkan hewan dan manusia mendapatkan energi matahari secara tidak langsung, yaitu melalui tumbuhan. Perpindahan energi dari produsen ke konsumen pertama, dari konsumen pertama ke konsumen kedua, dan seterusnya terjadi melali pristira makan dan dimakan. Suatu urutan pristiwa makan dan dimakan yang terjadi di alam disebut rantai makanan.


C.Fotosintesis dan Siklus Unsur di Alam 
Fotosintesis selain menghasilkan makanan yang menjadi sumber energi bagi makhlukhidup juga melepaskan oksigen ke udara. Oksigen tersebut digunakan untuk proses oksidasi makanan oleh makhluk hidup. Proses oksidasi makanan dalam tubuh makhluk hidup selain menghasilkan energi juga melepaskan karbon dioksida ke udara. Selanjutnya, tumbuhan hijaumengambil karbon dioksida dari udara untuk melakukan proses fotosintesis yang menghasilkan oksigen dan siklus karbon

1). Siklus Oksigen
Tumbuhan hijau, hewan, maupun manusia memiliki hbungan timbal balik saling  menguntungkan. Pada waktu melangsungkan proses fotosintesi, tumbuhan mengambil karbon dioksida dari udara dan melepaskan oksigen ke udara. Peningkatan kadar karbon dioksida dalam suatu lingkungan menyebabkan udara terasa lbih panas. Sebaliknya, makin banyak oksigen yang tersedia di atmosfe, lingkungan akan terasa segar.

2). Siklus Karbon
Tumbuhan hijau mengunakan karbon dioksida untuk membentuk glukosa (C6H12O6). Glukosa (zat gula) hasil fotosintesis itu digunakan sebagai bahan untuk membentuk zat tepung, protein, lemak. Beberapa bagian di antaranya dimakan hewan, termasuk kita. Karbon dioksida tersebut akan dilepaskan kembali ke udara saat hewan dan tumbuhan bernafas serta pada saat mereka mati dan diuraikan oleh organisme pengurai. Organisme pengurai juga membebaskan karbon dioksida ke udara melalui proses respirasi.

Pristiwa lain yang juga melepaskan karbon dioksida ke udara ialah pembakaran bahan bakar minyak, kayu, sampah, dan batu bara. Keadaan ini menyebabkan terjadinya peningkatan karbon dioksida di atsmosfer. Dengan membakar bahan-bahan tersebut, kita engembalikan karbon yang sudah tersimpan di dalam bumi berjuta-juta tahun ke udara. Namun, peningkatan persediaan karbon dioksida itu juga menigkatkan laju fotosintesi. Dengan kata lain, meningkat pula produktivitas primer di seluruh dunia. (hal 67-73)

Sumber: Konsep dan Penerapan Sains Biologi 2A. Ditulis: Drs. Sunarto dkk. Penerbit Tiga Serangkai.

Semoga bermanfaat... 

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Artikel Terbaru