Thursday, April 12, 2018

Bahaya Makan Mie Instan

Sebagaimana yang kita ketahui mie instan adalah makanan yang murah, meriah dan cepat proses pengolahannya. Cukup direbus atau seduh air panas, lalu tambah kan bubuk bumbunya. Jadi deh. Namun ternyata banyak lho dampak buruk jika kita keseringan makan mie instan. Berikut penjelasannya:

Biasa anak kos paling sering makan mie instan nih. Karena kemudahan yang di peroleh, harga murah dan mengenyangkan perut. Tapi untuk jangka panjang sangat tidak baik bagi kesehatan lho.

Berikut beberapa dampak buruknya:

  • Mie instan memerlukan waktu yang lebih lama untuk di cerna. Hal ini bisa menghambat proses penyerapan nutrisi
  • Termasuk "makanan sampah" atau junk food. Ini karena mie tinggi akan glukosa dan rendah atau bahkan tidak ada kandungan mineral dan seratnya.
  • Kadar glukosa yang tinggi bisa menyebabkan kadar gula darah cepat naik. Hal ini bisa meningkatkan resiko diabetes dan kelebihan berat badan.
  • Kandungan garam yang tinggi pada bumbu bisa menyebabkan darah tinggi. Dampak yang lebih parah bisa menyebabkan stroke
  • Ada yang bilang mie instan banyak mengandung zat kimia, hal ini dapat memicu kanker
  • Karena mie instan lebih lama di dicerna kadang hal ini menyebabkan kita sembelit atau sulit buang air besar / BAB

Tuh kan lumayan banyak dampak buruk dari mengkonsumsi mie instan. Sebenarnya makan mie instan boleh saja namun jangan di jadikan makanan utama. Jadi kan makanan dikala "darurat" atau selingan saja.

Jika terpaksa memakan mie instan mungkin beberapa tips ini bisa di gunakan untuk mengurangi dampak buruk dari mie instan.

  • Tambahkan sayuran dan bumbu dapur alami seperti bawang merah, bawang putih, cabai segar dll. Hal ini bisa sebagai penambah kandungan serat dan mineral pada mie instan.
  • Ada yang bilang untuk perebusan mie instan. Air pertama yang digunakan untuk merebus baiknya di buang. Katanya kandungan lilin atau zat kimia lain terlarut pada air rebusan pertama. Emang terlihat tidak efisien dan efektif, tapi bisa dicoba juga untuk mengurangi zat kimia pada mie. Tapi untuk pendapat ini belum tau kebenaranya. Cuma kalau dipikir masuk diakal.
  • Proses perebusan mie sebaiknya agak lebih lama, jangan hanya sekedar terendam air panas seperti "pop mie". Hal ini membantu sistem pencernaan kita. Mie instan yang di rebus lama saja kadang kalau kita "Pires" atau tekan bagian tengahnya masih terkesan agak kering dan sulit hancur. Bandingkan dengan nasi amat mudah untuk di "lite" atau di leburkan.
  • Perbanyak minum air putih usai makan mie instan ini. Sebagaimana kita ketahui. Mie instan ini menyerap atau membutuhkan banyak air untuk mencernanya. Mie instan ibarat spon, menampung banyak air.
  • Untuk mengurangi kadar garam, mungkin untuk bumbu mie instannya jangan di gunakan seluruhnya. Gantinya bisa tambah bumbu dapur yang alami, bawang contohnya. Tapi sayang banget ya kalau bumbunya tidak di gunakan semuanya. Rasanya kurang nendang.

Sebagai tambahan ada doktor yang membuat video bagaimana mie di dalam usus kita, yang ternyata butuh waktu lama untuk dicerna.

Kita harus bijak dalam mengontrol apa yang kita makan, agar kesehatan kita tetap terjaga.

Selamat mencoba....

Semoga bermanfaat.. 

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Artikel Terbaru