Saturday, October 15, 2016

Konversi Bilangan Heksadesimal

1. Heksadesimal ke Desimal

Bilangan heksadesimal dapat dikonversi ke bilangan desimal dengan mengalikan masing-masing digit bilangan dengan nilai posisinya. Contoh:

SCADA Systems
SCADA Field INstrumentation
PLCs and RTUs
Remote Communications Networks
SCADA Host Sofware
 
(C7F)16 = (...................)10
(C7F)16  = (Cx162)  +  (7x161) +  (Fx160)
              = (12x162) +  (7x161) +  (15x160)
              = 3072     + 112        +15
              = (3199)10

Apabila bilangan hksadesimal yang akan dikonversi berupa bilangan  dalam bentuk pecahan desimal, misalnya 9B05A, maka bilangan desimalnya bernilai

(9B,05A)16  = (9x161)  +  (Bx160)    +  (0x16-1) +  (5x16-2)     +  (Ax16-3)
                    = (9x161)  +  (11x160)  +  (0x16-1) +  (5x16-2)     +  (10x16-3)
                    = 144        + 11              + 0             + 001953125 + 0,00244140625
                    = (155,02197265625)10

2. Heksadesimal ke Biner

Konversi bilangan heksadesimal ke bilangan biner dapat dilakukan dengan mengelompokkan masing-masing digit heksadesimal ke 4 digit biner. Contoh:
(ED)16 = (1110  1101)10

3. Heksadesimal ke Oktal

Konversi dari bilangan heksadesimal ke bilangan oktal dapat dilakukan dengan mengubah bilangan heksadesimal menjadi bilangan biner terlebih dahulu, baru kemudian mengonversinya ke bilangan oktal. Contoh:

 (C 5 E)16 = (1100  0101  1110)2
Konversikan bilangan biner ke nilangan oktal
110  001  011  110 = 6136
Jadi, bilangan oktal untuk bilangan heksadesimal C5E adalah   (6136)8

Diketik ulang dari buku: Buku pintar Robotika. Oleh Taufiq Dwi Septian Suryadi. Penerbit ANDI.
Sumber Gambar: garisbuku.com
Semoga Bermanfaat...

Sistem Bilangan
Konversi Bilangan Desimal
Konversi Bilangan Biner
Konversi Bilangan Oktal 

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Artikel Terbaru