Friday, January 1, 2016

Jiwa dan Raga merupakan satu unit yang saling berhubungan

Bahagiakah Anda? Jika Anda berlum tahu jawabannya- atau jangan-jangan Anda malah benar-benar tidak bahagia. Kalau kita bertanya pada beberapa orang tentang "Apa arti bahagia bagimu?" maka jawabannya beragam. Tetapi satu hal yang pasti sama, yaitu setiap orang ingin hiduo bahagia. Meraih kebahagiaan dalam hidup pastilah menjadi impian kita. Lalu, bagaimana caranya untuk bisa mencapai hidup bahagia? Tidak ada resep tertentu yang paling ampuh. Banyak cara bisa dilakukkan dan banyak jalan bisa ditepuh.

Artikel lain:
Integrity (Integritas)

Usaha memang tidak selalu mendatangkan kebahagiaan, tetapi tidak ada kebahagiaan tanpa usaha. Memang, kebahagiaan itu tidak akan datang dengan sendirinya jika kita tidak mengusahakannya. Fan mengapa disebut pilihan? Karena kebahagiaan datang dari dalam diri kita sendiri sehingga kita sendirilah yang bisa memilih yaitu memilih untuk merasa bahaga atau memilih untuk merasa tidak bahagia.

Beberapa studi yang dilakukan dalam beerapa tahun terakhir ini menemukan, sikap mental, psitif atau negatif, berperan dalam sejumlah banyak penyakit. Setiap perasaan kita dapat dihubungkan dengan efek fisik. Saat kita marah atau takut misalnya, tubuh kita akan mengeluarkan sejumlah banyak hormon stres kritisoldan adrenalin.

Mekanisme seperti ini membuat kita selamat dari bahaya. Hormon tersebut meningkatkan denyut jantung, membanjiri darah tersebut meningkatkan denyut jantung, membanjiri darah dengan glukosa yang memberikan  enrergi dan membuat platet darah lengket sehingga jika terjadi cedera, luka menutup lebih cepat.

Ketika ancaman berlalu, sistem lalu akan kembali normal. Tapi, jika kkita terus menerus marah, gelisah atau depresi, hormon stress dapat tetap berada dalam kondisi siap tempur. Hal ini dapat menaikkan tekanan darah, melemahkan sistem imun, dan membahayakan berbagai tekanan darah, melemahkaan sistem imun, dan menyebabkan berbagai bahaya lainnya keada tubuh kita.

Tidak berarti orang-orang stress itu akan mengalami petaka dan orang-orang yang dalam kondisi tenang tak akan sakit. Bukti-bukti ilmiah menunjukkan, mengendalikan perasaan sama pentingnya dengan menjaga berat badan, menurunkan kadar kolesterol, dan tidak merokok.

Situasi emosional mental kita memengaruhi pandangan kita terhadap situasi yang membuat stress. Tapi, oandangan positif dapat melumpuhkan respon stress. Disertai dengan langkah-langkah untuk menguatkan sistem imun emosional kita.

Miliki hati yang penuh syukur. Dengan bersyukur akan segala keadaan, kita tidak lagi mengalami kekhawatiran atau kecemasan yang berlebihan dan hati kta skan lebih tenang dan gembira sehingga periilaku kita dapat lebih positif.

Selain itu, dengan lebih memperhatikan orang-orang di sekeliling kita, maka kita akan merasa punya tujuan hidup dan kegembiraan yang harus dibagi dengan orang-orang yang kurang beruntung. Sekarang mulai percaya bukan kalau kecerdasaan sosial itu memang penting untuk kita tingkatkan.

Sumber Gambar: www.bukupedia.com
Sumber: Buku Whole Brain Training For Sosial Inteligent (Menggunakan Seluruh Otak Supaya Lepas dari Kesepian dan Pola Pikir Primitif). Ditulis oleh Pangkalan Ide. Penerbit Elex Media Komputindo. Halaman 35-36.

Baca juga:

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Artikel Terbaru